Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistemkomputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Ada banyak keuntungan untuk memiliki jaringan nirkabel dari hanya jaringan kabel. User dapat memasang komputer ke router melalui kabel Ethernet, dengan ini user mendapatkan manfaat tambahan dari memiliki jaringan nirkabel.
Router nirkabel akan terhubung ke modem Internet dan dari router akan terhubung ke komputer, sehingga dapat melakukan koneksi.Untuk memulai perlu mengambil inventarisasi peralatan apa yang dimiliki dan kemudian melihat apa yang akan diperlukan beli.Untuk membuat jaringan wireless di rumah, memerlukan komputer dengan NIC, modem internet, router, kabel ethernet dan Notebook. Untuk tipe router dapat menggunakan Router seri G atau seri N sesuai dengan kebutuhan. Router N memiliki jangkauan yang lebih luas dan seri G tentu saja terbatas.
Router ini memiliki beberapa radio yang berarti dapat melayani beberapa mesin pada waktu yang sama. Router ini dilengkapi dengan empat port Ethernet sehingga dapat terhubung ke modem internet.
Sekarang hanya perlu menaruh router di tempat yang tidak terlalu banyak sekat seperti tembok dan sebagainya, karena akan mengurangi jangkauan (sinyal) router itu sendiri.
Menyiapkan router sangat mudah. Sebagian besar router modern dilengkapi dengan CD setup. Anda hanya memasukkan CD ke dalam komputer yang memiliki Internet, kemungkinan akan langsung terhubung ke modem. CD kemudian meminta untuk mencabut komputer dari modem dan kemudian menghubungkan kabel internet tersebut ke router. Kemudian dapat memasang kabel ethernet komputer ke router pada port yang tersedia dan melanjutkan proses pengaturan.
Sebagian besar router ditetapkan dengan alamat 192.168.1.1 tetapi beberapa dari mereka menggunakan IP 192.168.2.2.
Secara default tidak ada security, oleh karena itu harus mengaktifkan WPA atau minimum WEP. Setelah menetapkan keamanan pada router Anda ubah nama SSID. Itulah yang akan menjadi nama jaringan nirkabel user. Kemudian user akan terhubung ke router nirkabel dari setiap klien dan mengkonfigurasi keamanan yang sama yang ditetapkan di router.
a. Provider
Dalam penggunaan jaringan ini, di butuhkan sebuah provider yang berfungsi sebagai media untuk penyedia jaringan. Sebagai user, provider ini sangat dibutuhkan demi terlaksananya suatu keinginan dalam komunikasi. Provider ini sudah banyak tersedia dengan ketentuan layanan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan user. User bisa memilih layanan yang dibutuhkan dan mengikuti aturan dari provider tersebut.
b. Network hardware
Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11. Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.
c. Setup
d. Account
Account adalah sistem sign in terpadu yang memberikan akses ke Produk Infrastructur Fisik Jaringan. Jika hanya ada dua komputer untuk bisa saling berkomunikasi, maka cukup diperlukan sebuah kabel jaringan yang menghubungkan kedua komputer melalui port NIC adapter (LAN Card) mereka. Jika ada lebih dari dua komputer maka anda membutuhkan sebuah Switch LAN (dengan 8 atau 24 port) sebagai concentrator dimana anda menghubungkan semua komputer kepada Switch tersebut melalui kabel jaringan. Dengan konsep ini anda telah membuat suatu jaringan workgroup local LAN. Ini adalah merupakan infrastcruktur fisik jaringan LAN pertama – sebuah Switch.
0 komentar:
Posting Komentar