arsitektur Client Side dan Server Side

Client Side

Client side mengatur bagaimana aplikasi atau web berinteraksi dengan user. Yang dimaksud dengan interaksi antara lain adalah bagaimana data ditampilkan, bagaimana fungsi dan fitur aplikasi atau web ditampilkan.

Server Side

Server side Server Side Scripting merupakan sebuah teknologi scripting atau pemrograman web dimana script(program) dikompilasi atau diterjemahkan di server. Dengan SSS, memungkinkan untuk menghasilkan halaman web yang dinamis. sering disebut juga middle tier, adalah bagian yang bertanggung jawab atas cara kerja aplikasi. Di dalamnya kita mengatur bagaimana fungsi dan fitur aplikasi dapat bekerja dengan baik.

Model 1 Arsitektur Client Server - Halaman Web dengan HTML Statis














Client (browser) mengirim request (permintaan layanan) berupa file HTML yang tersimpan dalam server melalui aplikasi pada server. Server menanggapi request ini kemudian mengirimkan file yang diminta ke client. Client kemudian menampilkan file ini melalui komputernya. Dalam kasus ini, halaman HTML bersifat statis. Halaman-halaman statis ini tidak akan berubah hingga developernya sendiri yang mengubahnya.

Model 2 Arsitektur Client Server - Teknologi CGI Script













Skenarionya sedikit berbeda dengan aplikasi CGI. Di sini server harus bekerja lebih banyak dikarenakan program-program CGI memakai tenaga pemrosesan mesin server. Contohnya, misal kita dihadapkan pada sebuah halaman web yang menyediakan sebuah form searching yang menjalankan program CGI, kemudian kita masukkan kata "komputer" dalam form tersebut sebagai query pencarian. Browser mengirimkan request tersebut ke server, kemudian server memeriksa header dari request tersebut dan memanggil program CGI yang dibutuhkan untuk memproses data request tersebut. Program CGI memproses data request tersebut dan mengeluarkan hasilnya (output) ke server. Server kemudian mengirimkan output tersebut dalam format HTML ke browser yang akan menampilkan hasilnya sebagai halaman HTML.

Program CGI men-generate halaman-halaman web secara dinamis. Content halaman web dinamis bergantung pada query yang di-passing ke dalam program CGI.

Model #3 Arsitektur Client Server - Teknologi Server Side Script








Kasus ketiga ini juga menerapkan respon dinamis, yang di-generate oleh penggunaan teknologi server side. Terdapat banyak teknologi server side script yang populer saat ini, di antaranya yaitu:

  1. Active Server Pages (ASP), merupakan teknologi Microsoft. Halaman-halaman web ASP biasanya memiliki ekstensi .asp atau .aspx.
  2. PHP Hypertext Preprocessor (PHP), merupakan teknologi open source. Halaman-halaman web PHP memiliki ekstensi .php atau .php3.
  3. Java Server Pages (JSP), merupakan teknologi Java - Sun, yang berisikan kode-kode Java dalam mengenerate halaman web dengan ekstensi file .jsp

http://blog.unsri.ac.id/admin/web-development/arsitektur-client-server-pada-jaringan-internet/mrdetail/615/

Home wireless networking

Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antara sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Cocok untuk berbagi-pakai file, printer, atau akses Internet. Berbagi sumber file dan memindah-mindahkannya tanpa menggunakan kabel. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.

Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistemkomputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.

Ada banyak keuntungan untuk memiliki jaringan nirkabel dari hanya jaringan kabel. User dapat memasang komputer ke router melalui kabel Ethernet, dengan ini user mendapatkan manfaat tambahan dari memiliki jaringan nirkabel.

Ada banyak hal untuk mempertimbangkan seperti keamanan, jangkauan dan kecepatan terbaik. Sebuah topologi normal untuk menyiapkan jaringan nirkabel di rumah akan terlihat seperti ini:




Router nirkabel akan terhubung ke modem Internet dan dari router akan terhubung ke komputer, sehingga dapat melakukan koneksi.Untuk memulai perlu mengambil inventarisasi peralatan apa yang dimiliki dan kemudian melihat apa yang akan diperlukan beli.Untuk membuat jaringan wireless di rumah, memerlukan komputer dengan NIC, modem internet, router, kabel ethernet dan Notebook. Untuk tipe router dapat menggunakan Router seri G atau seri N sesuai dengan kebutuhan. Router N memiliki jangkauan yang lebih luas dan seri G tentu saja terbatas.


Router ini memiliki beberapa radio yang berarti dapat melayani beberapa mesin pada waktu yang sama. Router ini dilengkapi dengan empat port Ethernet sehingga dapat terhubung ke modem internet.

Sekarang hanya perlu menaruh router di tempat yang tidak terlalu banyak sekat seperti tembok dan sebagainya, karena akan mengurangi jangkauan (sinyal) router itu sendiri.

Menyiapkan router sangat mudah. Sebagian besar router modern dilengkapi dengan CD setup. Anda hanya memasukkan CD ke dalam komputer yang memiliki Internet, kemungkinan akan langsung terhubung ke modem. CD kemudian meminta untuk mencabut komputer dari modem dan kemudian menghubungkan kabel internet tersebut ke router. Kemudian dapat memasang kabel ethernet komputer ke router pada port yang tersedia dan melanjutkan proses pengaturan.

Sebagian besar router ditetapkan dengan alamat 192.168.1.1 tetapi beberapa dari mereka menggunakan IP 192.168.2.2.

Secara default tidak ada security, oleh karena itu harus mengaktifkan WPA atau minimum WEP. Setelah menetapkan keamanan pada router Anda ubah nama SSID. Itulah yang akan menjadi nama jaringan nirkabel user. Kemudian user akan terhubung ke router nirkabel dari setiap klien dan mengkonfigurasi keamanan yang sama yang ditetapkan di router.

a. Provider

Dalam penggunaan jaringan ini, di butuhkan sebuah provider yang berfungsi sebagai media untuk penyedia jaringan. Sebagai user, provider ini sangat dibutuhkan demi terlaksananya suatu keinginan dalam komunikasi. Provider ini sudah banyak tersedia dengan ketentuan layanan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan user. User bisa memilih layanan yang dibutuhkan dan mengikuti aturan dari provider tersebut.

b. Network hardware

Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11. Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.

c. Setup

Bila Anda ingin mengkoneksikan dua komputer atau lebih di lokasi yang sukar atau tidak mungkin untuk memasang kabel jaringan, sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) mungkin cocok untuk diterapkan. Setiap PC pada jaringan wireless dilengkapi dengan sebuah radio tranceiver, atau biasanya disebut adapter atau kartu wireless LAN, yang akan mengirim dan menerima sinyal radio dari dan ke PC lain dalam jaringan. Anda akan mendapatkan banyak adapter dengan konfigurasi internal dan eksternal, baik untuk PC desktop maupun notebook.

d. Account

Account adalah sistem sign in terpadu yang memberikan akses ke Produk Infrastructur Fisik Jaringan. Jika hanya ada dua komputer untuk bisa saling berkomunikasi, maka cukup diperlukan sebuah kabel jaringan yang menghubungkan kedua komputer melalui port NIC adapter (LAN Card) mereka. Jika ada lebih dari dua komputer maka anda membutuhkan sebuah Switch LAN (dengan 8 atau 24 port) sebagai concentrator dimana anda menghubungkan semua komputer kepada Switch tersebut melalui kabel jaringan. Dengan konsep ini anda telah membuat suatu jaringan workgroup local LAN. Ini adalah merupakan infrastcruktur fisik jaringan LAN pertama – sebuah Switch.

Definisi Telematika

Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika.

Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

  1. Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  2. Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  3. Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat yaitu :

- Periode Rintisan

Aneksasi Indonesia terhadap Timor Portugis, peristiwa Malari, Pemilu tahun 1977, pengaruh Revolusi Iran, dan ekonomi yang baru ditata pada awal pemerintahan Orde Baru, melahirkan akhir tahun 1970-an penuh dengan pembicaraan politik serta himpitan ekonomi. Sementara itu sejarah telematika mulai ditegaskan dengan digariskannya arti telematika pada tahun 1978 oleh warga Prancis.

Mulai tahun 1970-an inilah Toffler menyebutnya sebagai zaman informasi. Namun demikian, dengan perhatian yang minim dan pasokan listrik yang terbatas, Indonesia tidak cukup mengindahkan perkembangan telematika.

Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.

Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat olehJhhny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun tersebut, istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”, “ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka.

- Periode Pengenalan

Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.

Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet.

Dua tahun keterbukaan informasi ini, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televise swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.
Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.

Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung gerakan moral reformasi, stasiun televise yang syarat informasi seperti kantor berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).

Pemerintah yang masih sibuk dengan gejolak politik yang kemudian diteruskan dengan upaya demokrasi pada Pemilu 1999, tidak menghasilkansuatu keputusan terkait perkembangan telematika di Indonesia. Dunia pendidikan juga masih sibuk tambal sulam kurikulum sebagai dampak perkembangan politik terbaru, bahkan proses pembelajaran masih menggunakan cara-cara konvensional. Walaupun demikian, pada tanggal 15 Juli 1999, arsip pertama milis Telematika dikirim oleh Paulus Bambang Wirawan, yakni sebuah permulaan mailinglist internet terbesar di Indonesia

- Periode Aplikasi

Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat denganb mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah.

Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mualai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai nernagai bidang usaha yang bergerak di sector telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hamper seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televise, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.


3. Masa Depan Telematika

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi di Indonesia juga sangat jelas dibutuhkan mengingat kondisi geografis, yaitu lebih dari 17 ribu pulau. Sehingga dari kondisi tersebut, alat komunikasi dan informasi lebih dibutuhkan dibanding di negara dengan kondisi geografis daratan. Kepulauan Indonesia scattered (berpencar, tersebar) dan ukurannyajuga besar. Hal ini berbeda dengan negara Filipina, walaupun sama-sama negara kepulauan. Kondisi Filipina, pulaunya terkumpul dan tidak lebih besar dibanding pulau-pulau utama di Indonesia. Sehingga, dengan kondisi geografis demikian, teknologi informasi dan komunikasi sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Teknologi perangkat portabel iPad, Skypad, lainnya juga salah satu elemen teknologi telekomunikasi yang terus berkembang. Hal tersebut dapat dilihat dari setiap kali pameran telematika di Indonesia, terutama Jakarta. Harga iPad dengan kekuatan teknologinya, data, foto, dan lain sebagainya dalam jumlah besar bisa sinergis dengan server yang disediakan provider. Teknologi pad-pad tersebut juga kian bersinergi dengan kekuatan teknologi antara lain wifi, GSM, dan lain sebagainya. Dari teknologi yang kian berkembang, mendorong tingkat melek masyarakat juga semakin meningkat. Penetrasi pelanggan ponsel sudah ratusan juta. Angka tersebut sudah setara, sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yaitu sekitar 230 juta. Dan yang lebih menggembirakan lagi, di berbagai daerah, bahkan daerah pelosok di Indonesia juga sudah banyak yang menggunakan alat komunikasi seperti handphone, internet, dan lain sebagainya.

1. http://arihputra.blogspot.com/2011/09/definisi-perkembangan-dan-masa-depan.html

http://iyozdamnation.wordpress.com/2010/10/17/trend-telematika-kedepan/

Korupsi

Korupsi berasal dari bahasa latin corruptio yang artinya busuk atau rusak. Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri dengan menyalahgunakan kekuasaan public yang telah dipercayakan kepada mereka. Dalam arti yang luas, korupsi adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntunga pribadi.

Korupsi ada karena adanya kesempatan untuk melakukan penyalahgunaan jabatan atau kedudukan. Selama masaih ada jabatan dan kedudukan yang lebih tinggi dari pada jabatan lainnya, korupsi akan selalu ada dan menghantui orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi. Kedudukan dan kekuasaan yang lebih tinggi akan terus membuka peluang seseorang untuk melakukan tindak korupsi. Namun, saat ini hal tersebut tidak menjadi jaminan. Bahkan orang-orang dengan kedudukan yang biasa-niasa saja juga dapat melakukan hal tersebut.

Korupsi dapat merugikan orang banyak baik dibidang materi maupun imateri. Korupsi sebagai tindak kriminal yang nyata ketika seseorang secara sadar menyadari adanya kerugian materi akibat perbuatan seseorang. Kehilangan uang ataupun harta benda lainnya. Namun korupsi tidak hanya dapat dilakukan seseorang ketika ia mengambil harta benda yan bukan haknya. Korupsi waktu dan moral jg dapat dilakukan oleh orang-orang baik yang memiliki kedudukan yang tinggi maupun yang tidak. Bekerja kurang dari waktu yang telah ditentukan juga menjadi salah satu tindak korupsi. Jam kerja yang telah ditentukan, harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan perkerjaannya. Selain itu waktu, penyalahgunaan moral juga sering dilakukan oleh orang-orang dewasa sehinga anak-anak kecil dapat melihat perbuatan-perbuatan mereka dan meniru hal tersebut. Korupsi-korupsi kecil tersebut memang tidak dapat dimasukan kedalam salah satu tindak kriminal namun hal-hal tersebut sudah pasti merugikan orang lain.

Untuk itu, pendidikan moral sedini mungkin sangat diperlukan untuk mencegah berkembangnya tindak korupsi di Indonesia. Sedari kecil warga negara harus diberikan pendidikan-pendidikan mengenai korupsi dan akibat korupsi. Selain itu, perlu adanya tindakan hukum yang tegas untuk membuat efek jera bagi para pelaku. Sehingga tidak ada lagi orang-orang yang berani melakukan tindakan kriminal tersebut. Pemerintah harus dengan tegas meberantas para koruptor dengan hukum yang tegas dan pendidikan-pendidikan moral untuk diajarkan disekolah-sekolah agar kelak para penerus bangsa terjauh dari kesempatan-kesempatan untuk melakukan tindak korupsi

Hak-hak Kewajiban Warga Negara

Sudah sepantasnya sebagai warga negara kita memerhatikan hak dan juga kewajiban. Seperti yang telah dituliskan di dalam pembukaan UUD 1945, negara menjamin dan melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Melalui kalimat tersebut, dapat dilihat bahwa warga negara memiliki kewajiban untuk saling melindungi selagi mendapatkan haknya untuk dilindungi oleh negaranya.

Hak-hak serta kewajiban-kewajiban warga negara telah dituliskan didalam UUD 1945. Seperti pada pasal 30 ayat 1 dimana tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Warga negara Indonesia wajib ikut serta baik langsung maupun tidak langsung dalam membela negaranya. Selain itu di dalam pasal 27 ayat 1 yang mengungkapkan bahwa warga negara wajib menjunjung hukum dan pemerintahan dengan tidak ada kecualinya. Contoh paling mudah yang dapat dilakukan warga negara antara lain dengan membayar pajak seperti apa yang telah ditetapkan oleh pemda demi pembangunan daerah dan juga negara. Selain itu, warga negara juga wajib mentaati dan menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan juga tunduk, patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia.

Disisi sebaliknya, negara juga wajib menjamin hak-hak warga negaranya. Warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum dari negaranya. Seluruh warga negara sama di mata hukum dan pemerintahan. Selain itu, di dalam pasal 27 ayat 2, disebutkan bahwa warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pasal 29 ayat 2 juga mengangkat mengenai hak warga negara dalam kehidupan beragama. Negara menjamin kemerdekaan warga negaranya dalam memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Di dalam pendidikan, warga negara juga berhak mendapakan atau memperoleh pendidikan dan pengajaran seperti yang dituliskan di pasal 31. Tidak hanya itu, warga negara juga memiliki hak dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan.

Sebagai warga negara yang baik, kewajiban harus dilakukan agar kelak mendapatkan hak. Kewajiban dan hak harus diberikian serta diperoleh secara imbang. Tidak hanya melakukan kewajiban, warga negara juga harus menuntut hak nya ketika hak-hak mereka dilanggar. Sebaliknya, tidak hanya mengharapkan diberikan hak, warga negara juga harus memerhatikan dan melaksanakan kewajibannya.

Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Aplikasi Dalam Kehidupan Bernegara

Pancasila adalah ideologi bagi bangsa Indonesia. Pancasila terdiri dari lima sendi utama yang merupakan rumusan dan pedoman warga Negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan juga bernegara. Pentingnya keberadaan pancasila di dalam kehidupan warga Negara Indonesia diperkuat dengan dicantumkannya butir-butir pancasila di dalam pembukaan Undang-undang Dasar Negara Indonesia paragraph ke-4.

Pancasila pertama kali keluar dari mulut seorang Muhammad Yamin. Ia merumuskan lima dasar tersebut dalam pidatonya pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin mengungkit lima hal di dalamnya, antara lain; Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Kelima sila itu berakar pada sejarah, agama, peradaban, dan hidup ketatanegaraan. Namun, hal tersebut sempat ditanggapi oleh Mohammad Hatta dalam memoarnya. Ia meragukan apa yang telah diungkapkan oleh Yamin pada masa itu. Kemudian, pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno mengungkit kembali lima dasar yang pernah diungkapkan Yamin sebelumnya. Pada hari itu Soekarno menyuarakan pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul Lahirnya Pancasila. Di dalam pidatonya tersebut, Soekarno mengemukakan lima hal; kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan. Dari sanalah istilah Pancasila muncul. Butiran-butiran di dalamnya di revisi hingga beberapa kali hingga menjadi Pancasila yang saat ini 8telah kita kenal bersama.

· Sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa:

Simbol bintang mewakili sila ini. Dengan adanya sila pertama, secara gamblang masyarakat Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya kepada Tuhan yang Maha Esa. Hal ini dapat terlihat dari keberadaan Menteri Agama di dalam susunan kabinet pemerintahan bangsa Indonesia. Melalui sila pertama, para pendahulu mengaharapkan terbinanya kerukunan hidup antar umat beragama tanpa saling memaksakan suatu kepercayaan.

· Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:

Sila ini diwakili oleh simbol rantai. Seluruh warga Negara sama di mata hukum. Indonesia mengakui persamaan derajat dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Tenggang rasa menjadi poin penting di dalam sila kedua ini. Warga Negara Indonesia diharapkan berani membela kebenaran juga keadilan.

· Sila ketiga, Persatuan Indonesia:

Persatuan Indonesia diwakili oleh simbol pohon beringin. Kesatuan, persatuan, kepentingan dan keselamatan Negara menjadi prioritas utama warga negaranya. Warga negara Indonesia diharapkan untuk cinta tanah air dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Seperti yang tercantum pula dalam pembukaan UUD, Indonesia menyatakan bahwa dirinya bersedia menelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

· Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dan Keadilan:

Sila ini diwakili oleh symbol banteng. Musyawarah diutamakan dalam pengambilan keputusan demi kepentingan bersama. Musyawarah dilakukan untuk mencapai mufakat dengan semangat kekeluargaan di dalamnya.

· Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:

Padi dan kapas mewakili sila terakhir dalam Pancasila. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjaga keseimbangan antara hak dankewajiban. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan serta gotong royong menjadi salah satu hal penting yang coba dirumuskan dalam sila kelima. Bangsa Indonesia senantiasa menghargai hak-hak seluruh warga negaranya dan negara-negara lain tanpa memandang bulu.

PENDEKATAN PENGEMBANGAN SISTEM

A. Dipandang dari metodologi yang digunakan :
a. Pendekatan Klasik (Clasical approach )
Disebut juga pengembangan tradisional / konvensional adalah pengembangan sistem dengan mengikuti tahapan pada system life cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa pengembangan sistem akan berhasil bila mengikuti tahapan pada system life cycle. Tetapi pada kenyataannya pendekatan klasik tidak cukup digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi yang sukses dan akan timbul beberapa permasalahan diantaranya adalah :
1. Pengembangan perangkat lunak menjadi sulit.
2. Biaya perawatan atau pemeliharaan sistem menjadi lebih mahal
3. Kemungkinan kesalahan sistem besar
4. Keberhasilan sistem kurang terjamin
5. Masalah dalam penerapan sistem
b. Pendekatan Terstruktur (structured approach )
Pendekatan ini dimulai pada awal tahun 1970, dan dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yg dibutuhkan dalam pengembangan sistem.


B. Dipandang dari sasaran yang dicapai :
a) Pendekatan Sepotong (piecerneal approach )
Pendekatan yg menekankan pada suatu kegiatan / aplikasi tertentu.
b) Pendekatan Sistem (systems approach )
Pendekatan yg menekankan pada sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi


C. Dipandang dari cara menentukan kebutuhan dari Sistem :
a. Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach )
Pendekatan dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tsb. (merupakan ciri-ciri dari pendekatan klasik disebut juga data analysis) .
b. Pendekatan Atas Turun
Dimulai dari level atas yaitu level perencanaan strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sarasan dan kebijaksanaan organisasi , kemudian dilakukan analisis kebutuhan informasi , lalu proses turun ke pemrosesan transaksi (merupakan ciri-ciri dari pendekatan terstruktur disebut juga decision analysis )


D. Dipandang dari cara mengembangkannya :
a. Pendekatan Sistem menyeluruh
Pendekatan yg mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh.
(merupakan ciri -ciri pendekatan klasik )
b. Pendekatan Moduler
Pendekatan yg berusaha memecah sistem yg rumit menjadi beberapa bagian / modul yg sederhana (merupakan ciri -ciri pendekatan terstruktur )



E. Dipandang dari teknologi yg digunakan :

a. Pendekatan Lompatan jauh (great loop approach )
Pendekatan yg menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak penggunaan teknologi canggih. Perubahan ini banyak mengandung resiko, juga memerlukan investasi yg besar.
b. Pendekatan Berkembang (evolutionary approach )
Pendekatan yg menerapkan perubahan canggih hanya untuk aplikasi yg memerlukan saja, dan akan terus berkembang.

sumber : http://jemeinulle.blogspot.com/2010/11/pendekatan-pengembangan-sistem.html